Panduan Qurban

Panduan Kurban – Kurban adalah pemotongan hewan ternak pada hari nahar dalam rangka taqorrub ila Allah. Baik yang dikenai taklif itu sedang menunaikan ibadah haji atau tidak. Pensyari’atan Kurban terjadi pada tahun kedua hijriyah.

Hukum Kurban

Hukum melaksanakan Kurban adalah sunat ‘ain muakkad, yakni sunat yang sangat dianjurkan bagi perorangan. Adapun dalil-dalil Kurban diantaranya adalah : “Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berKurbanlah (QS. Al-kausar : 2)

Imam Muslim meriwayatkan dari Anas r.a., ia berkata :
Rasulullah SAW telah berKurban dengan menyembelih dua ekor kambing kibas putih murni dan bertanduk. Beliau sembelih hewan Kurban itu dengan tangannya sendiri. Beliau baca basmalah dan bertakbir, lalu beliau letakkan kakinya diatas rusuk Kurban itu.

Syarat Syarat Kurban

Syarat-syarat Kurban terbagi menjadi dua bagian, yaitu syarat sunat dan syarat syah :
Adapun syarat sunat :

  •     Mampu. Kurban disunatkan bagi kaum muslimin yang mampu, yaitu orang yang mampu membeli hewan Kurban. Bahkan menurut madzab Hanabilah sekalipun dengan berhutang dalam membeli hewan Kurban sekiranya ia dapat membayar hutang maka terkategori mampu untuk berKurban.
  •     Merdeka. Kurban tidak disunahkan bagi hamba sahaya.

Sementara Syarat Syahnya Kurban :

  •     Hewan Kurban tidak cacat (tidak buta, tidak pincang, tidak sakit yang menjadikannya kurus dan dagingnya rusak, tidak terpotong telinganya, tidak berekor kecuali sejak dari lahir dll).
  •     Cukup umur, yakni genap satu tahun bila Kurban berupa seekor domba (kibas) atau telah tanggal gigi depannya dengan syarat tanggalnya gigi depan setelah mencapai umur enam bulan.Sementara untuk kambing kacang telah berumur dua tahun, sapi/kerbau dua tahun dan unta telah genap berumur lima tahun.
  •     Kurban dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan, yakni sehabis sholat idul adha sampai 3 hari setelah sholat idul adha (hari tasyriq).

Adab menyembelih hewan Kurban :

  •     Menghadapkan kepala hewan Kurban kearah kiblat.
  •     Membaca “Bismillah”.
  •     Membaca Sholawat atas Nabi.
  •     Membaca takbir (Allahu Akbar)
  •     Berdo’a: Ya Allah, ini perbuatan dari perintahMu saya kerjakan karenaMu, terimalah olehMu amalku ini”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s